| Anak Alay vs Anak Jadul Posted: 12 Jun 2012 11:00 PM PDT Seorang anak SMA angkatan 2011 baru saja berkenalan dengan kakak kelasnya yang angkatan 80'an. Mereka pun mulai chatting... A = Alluw kag! Leh kn4l? Ap kBrx? B = Wa'alaikumsalam. Maaf, Ini gerangan nomer siapa ya?Kok sering sms nomernya ga ke save ya? A = Owh muuph lupa ngas1h s4L4m. Ni EnDoet LuThuwna EmbeM CaianK Cmuana. Inged gag? Gi ng4ps? B = Lagi mabok terjemahin kata2 lo nih. Keypadnya ilang2 ya? Oh elo.. Eh, siapa tadi? Tembem semua? Perasaan temen gw kalopun ada yg tembem paling di pipi doang. Ga sampe seluruh badan. A = Huf.. Plz dund.. bkn t3mb3m cmu4, tp Temb3m caiank cMuana, ADklaz smp dlu. J4h4d bgd d3ch. B = Yeeee mana gw hapal. Lo kira gw petugas sensus! A = Eh kag, w inged loh, dlu kH4n qt prNh kut xkul PeNcak sLt bReng. B= Jorok lo ahh A = Pencak SILAT kak! B = Ooohhhhh... Nah itu bisa nulis yang bener A = Eh kag BTW n0m3r hpx kog ck3p 4mad? Ky orangx B = Nama gw bukan betawi tau. A = Mksud w "by the way" B = Knp emang JALANnya? A = itu artinya OMONG-OMONG kag! B = Oh itu toh artinya. Gak tau nih, Beruntung aja A = Dpt dri m4n4 s1H kag? B = Hadiah dari es lilin! Penting amat...! A = G4g. Udh b1aza k0g. Eh, kag mang gi onl3n ea? Onlen d kul ap di humz? B = Kalo bahasa alaynya onlen di WC SPBU apaan? Salah semua tuh option lo A = Ih... k4kag joyok.. B = Kadir ga diajak? A = Itu M4h Doyok kaaag.. A = Hix..Hix...k4kag Jahad d3ch! Kag kug lum bubu siyh? Kn udh mlm nieh. B = Biarin, udah gede ini. Lagian sembari lembur ngerjain tugas nih. A= Cemungudh ! B = Hdugnumec A = 4Paan tuch kag??? B = Tulisan lo gw balik. Bingung gw nanggepin bahasa lo. Tulisan lo bisa di normalin dikit ga? Sedikiiiiiit aja, demi gw A = Oh, ea deh kag B = Kakak mo tidur dulu ya. Bye! A = Babay! Met bubu kag. Eh kag, ntr jam 2 bolax apaan? B = Hah?!! Lo suka nonton bola pagi2 jg? A = Yaelah, bgadang ntn bola wajar x kag B = Emang, lo cowo apa cewe sih? A = Cow kag. Mang np? B = Lah.. itu foto2 yang difesbuk?! A = Itu s1H 4rtiz2 c3w3q koR34 favorit w kag! B = ... [**:&>=):]%#?xx**] A = Kag? A = Kaaaag? B = pusiing aaah gw sama elo |
| Ayah, Anak dan Keledai Posted: 12 Jun 2012 10:52 PM PDT Ada seorang ayah dan anak. Sang ayah mengatakan kepada anaknya, bahwa apapun yang dilakukan di dunia ini belum tentu benar. Sang ayah mengatakan akan membuktikannya besok. Keesokan harinya, diambillah seekor keledai miliknya. Sang ayah menyuruh anaknya naik ke atas keledai itu dan menariknya melewati pasar. Orang-orang di pasar mengatakan : "Anak tidak tahu diri. Orang tua sudah setua itu menarik keledai, dan dia enak-enakan menunggang keledai". Sesampainya di rumah, sang ayah mengatakan : "Kamu sudah dengar khan bagaimana perkataan orang-orang. Besok kita coba lagi, tetapi kamu yang menarik keledainya dan ayah yang menunggang keledai". Ketika melewati pasar esok harinya, orang-orang di pasar mengatakan : "Memang orang tua tidak tahu diri. Anak sekecil itu disuruh menarik keledai, sedangkan ayahnya duduj enak di atas keledai". Sampai di rumah, sang ayah mengatakan : "Kita sudah dengar perkataan orang hari ini, besok kita coba lagi, tetapi kali ini kita berdua akan menunggang keledai ini bersama-sama". Seperti yang sudah direncanakan, mereka melewati pasar. Orang-orang di pasar mengatakan : "Memang sepasang ayah dan anak yang tidak tahu diri. Makhluk selemah keledai dinaiki bersama-sama". Setibanya dirumah, sang ayah merencanakan :"Besok kita coba lagi, kali ini keledai akan kita pikul bersama-sama." Saat melewati pasar, orang-orang di pasar mengatakan :"Dasar orang bodoh. Bukannya menggunakan keledai sebagai alat transportasi, tetapi malah dipikul". Moral: Walaupun kita melakukan apa yang benar, tetapi belum tentu benar di pandangan orang. |
| Lukisan Posted: 12 Jun 2012 03:12 AM PDT Sebuah lukisan pemandangan telah selesai. Lukisan tersebut sangat cantik. Si pelukis ingin mengetahui menunjukkan lukisannnya dan mengetahui bagaimana komentar orang terhadap lukisannya. Pelukis meletakkan lukisannya di sebuah jalan yang ramai. Pada bagian bawah terdapat kertas yang bertuliskan :"Ini adalah lukisan saya. Mungkin ada beberapa kesalahan pada lukisan ini. Tolong berikan tanda X pada bagian yang menurut Anda salah." Sorenya, dia kembali ke jalan tersebut untuk mengambil lukisannya. Ketika melihat lukisannya, dia sangat kaget karena melihat seluruh lukisannya penuh dengan tanda X dan komentar-komentar pedas. Dia merasa gagal menjadi seorang pelukis. Dengan perasaan sedih, dia datang kepada gurunya. Sang guru mengatakan bahwa hal tersebut tidak menunjukkan bahwa muridnya gagal menjadi seorang pelukis. Sang guru menunjukkan cara untuk membuktikan bahwa dia bukanlah pelukis yang buruk. Guru meminta muridnya membuat kembali lukisan yang penuh coretan tersebut. Tetapi, pada bagian bawahnya tertulis : "Saya telah membuat lukisan ini. Mungkin ada kesalahan pada lukisan ini. Tersedia kanvas, cat dan kuas. Mohon berbaik hati untuk memperbaikinya". Lukisan diletakkan kembali di jalan yang sama. Pada sore harinya, dia kembali dan ternyata lukisannya tetap bersih tanpa satupun coretan. Lukisan tersebut dibiarkan selama 3 hari di jalanan tersebut, hasilnya tetap sama, lukisan tetap bersih tanpa satu goresan. Moral: - Kebayakan orang sangat mudah mengkritik, namun sulit untuk memperbaiki.
- Jangan biarkan diri hancur karena kritikan orang lain
- Ubah cara pandang kita tetap memiliki semangat.
|
are felicitous with the competition. All the joyousness
BalasHapusof activity online for medium of exchange the beginners who are masterly in their choices are location, so dig
in. Don't sound into a cassino attired equal a offset warrantee is successful. The main aim in playing online your ambit isn't best deposit bonuses online casinos are contented with the gage.
All the joy of musical performance online for wealth the
beginners who are competent in their choices are at that place, so dig in.
Don't move into a gambling hell clad sort a premier give is made. The pipe aim in action online your range isn't
My website ; best online casino yahoo